Apa Itu Pewarnaan Gram?

Table of Contents

Apa Itu Pewarnaan Gram?

siapa di antara kalian yang senang mewarnai? Dulu pas TK, pasti kamu dulu deh diminta gurumu untuk mewarnai suatu gambar. Ada yang masih senang mewarnai hingga sekarang? Hahaha. Nah, kamu mengerti nggak sih, ternyata warna-warna ini juga tersedia hubungannya dengan biologi, lho! Khususnya dengan kingdom monera atau bakteri. Wah, warna apa nih yang berhubungan? Nah, yang terkait itu bukan warnanya, tetapi sistem yang namanya pewarnaan gram. Apa sih maksudnya pewarnaan gram ini?

Jadi, pewarnaan gram ini adalah sebuah metode untuk mengkategorikan bakteri ke didalam dua kelompok besar, yaitu bakteri gram-positif dan bakteri gram-negatif. Kedua kelompok bakteri ini dikategorikan berdasarkan sifat kimia dan sifat fisik dinding sel mereka. Wah, ternyata kategorisasi semacam ini berlaku juga di dunia bakteri

Oh iya, bakteri dari ke dua kelompok ini punyai zat berlemak didalam jumlah besar di didalam dinding-dinding selnya. Oleh karena itu, mereka menjadi tidak permeabel terhadap zat-zat warna umum. Akibatnya, sel-sel bakteri tersebut tidak terdeteksi oleh metode pewarnaan yang umum, apabila pewarnaan sederhana atau pewarnaan gram itu sendiri.

Terus, apa dong bedanya bakteri gram-positif dan bakteri gram-negatif? Yang dimaksud dengan bakteri gram-negatif adalah bakteri yang setelah dilaksanakan metode pewarnaan gram warnanya dapat menjadi warna merah atau merah muda (warna safranin), bukannya warna metil ungu. Wah, artinya bakteri gram-positif kebalikannya, ya? Yap! Bakteri gram-positif dapat senantiasa mempertahankan warna metil ungu gelap setelah dilaksanakan pewarnaan gram, agar warna yang keluar adalah warna ungu. www.biologi.co.id

Oh iya, didalam pewarnaan gram tersedia 4 reagen yang diperlukan. Keempat reagen tersebut adalah zat warna utama (violet kristal), mordan (larutan iodin), pencuci zat warna yang berbentuk alkohol atau aseton, dan zat penutup, yaitu safranin. Mordan bermanfaat untuk mengintensifkan warna utama, namun pencuci zat warna bermanfaat untuk melunturkan zat warna utama. Lalu, zat warna ke dua itu fungsinya apa, dong? Fungsinya untuk mewarnai ulang sel-sel yang sudah kehilangan warna utama karena pengaruh alkohol.