Faktor Pendorong Perubahan Sosial

Faktor Pendorong Perubahan Sosial

Faktor Pendorong Perubahan Sosial

Faktor Pendorong Perubahan Sosial

Faktor Pendorong Perubahan Sosial

Secara umum terjadinya perubahan sosial dalam masyarakat dipengaruhi oleh faktor-faktor pendorong. Faktor-faktor tersebut antara lain:

a. Kontak dengan Budaya Lain

Berhubungan dengan budaya lain dapat pula mendorong munculnya perubahan sosial. Sebagaimana
dijelaskan sebelumnya bahwa bila dua kebudayaan
saling bertemu maka kedua kebudayaan tersebut akan
saling memengaruhi yang akhirnya membawa perubahan. Hubungan atau kontak dengan kebudayaan lain
dapat dilakukan dengan tiga cara yaitu difusi,
akulturasi, asimilasi, dan akomodasi.

b. Sistem Pendidikan Formal yang Maju

Pendidikan formal dalam hal ini berarti pendidikan yang
ditempuh melalui jenjang-jenjang pendidikan seperti SD, SMP,
SMA, dan perguruan tinggi. Dengan pendidikan, kamu dapat
membuka pikiran serta menerima hal-hal baru. Selain itu, kamu
dapat membandingkan kebudayaan mana yang mampu memenuhi
kebutuhanmu serta kebudayaan mana yang tidak sesuai. Melalui
pengetahuan itu, mendorong individu mengadakan perubahan
untuk mencapai tujuan hidupnya.

c. Sikap Menghargai Hasil Karya Seseorang dan
Keinginan-Keinginan untuk Maju

Sikap tersebut merupakan salah satu sikap yang
mendorong munculnya penemuan-penemuan sosial
yang membawa perubahan sosial. Hal ini dikarenakan
jika hasil karya seseorang dihargai, maka seseorang
akan terpacu untuk menemukan sesuatu yang baru.

d. Sistem Terbuka dalam Lapisan-Lapisan Masyarakat

Sistem terbuka ini memungkinkan adanya gerak sosial
vertikal sehingga memberi kesempatan seseorang
untuk maju. Adanya kesempatan untuk menaiki
stratifikasi tinggi yang disediakan oleh sistem ini
mendorong seseorang melakukan perubahan menuju
ke arah yang lebih baik.

e. Penduduk yang Heterogen

Masyarakat yang heterogen akan lebih mudah melakukan
perubahan. Contoh, masyarakat Indonesia yang memiliki
kebudayaan, ras, dan ideologi yang berbeda-beda. Masyarakat
tersebut akan sangat mudah mengalami pertentangan. Pertentangan-pertentangan yang terjadi tentunya dapat menimbulkan
keguncangan yang pada akhirnya mendorong terjadinya
perubahan dalam masyarakat.

f. Ketidakpuasan Masyarakat terhadap Bidang-Bidang Kehidupan
Tertentu

Adanya ketidakpuasan masyarakat terhadap suatu bidang tertentu,
mendorong masyarakat melakukan perubahan. Hal ini dapat
dilihat dari perubahan-perubahan yang terjadi di Indonesia.
Perubahan-perubahan ini timbul karena adanya ketidakpuasan
masyarakat terhadap cara kerja pemerintah.

 

Baca Artikel Lainnya: