GSMS Tingkatkan Potensi Kesenian Siswa

GSMS Tingkatkan Potensi Kesenian Siswa

GSMS Tingkatkan Potensi Kesenian Siswa

 

GSMS Tingkatkan Potensi Kesenian Siswa

Program Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS)

mendapatkan respon positif dari sekolah. Kegiatan yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) diakui mampu meningkatkan potensi kesenian yang dimiliki oleh siswa.

Hal tersebut diungkapkan oleh Guru Kesenian SMKN 1 Cimahi, Siti Nur Fuadiyah. Dia mengatakan, semenjak GSMS berjalan pada Agustus lalu, potensi siswa di bidang kesenian mulai terlihat dan terasah. “Potensi anak-anak jadi terlihat, meskipun jurusan yang mereka geluti itu kebanyak teknik, namun mereka juga memiliki kemampuan di bidang seni,” ucap Siti saat ditemui di SMKN 1 Cimahi, Jalan Maharmartanegara Nomor 48, Kota Cimahi, Kamis, 15 November 2018.

Menurut Siti

karena tolak ukur siswa sekolah menengah kejuruan dilihat dari kemampuannya di jurusan yang mereka tekuni, maka mata pelajaran kesenian tidak telalu diperdalam.”Kebanyakan jurusan disini teknik, jadi untuk kesenian tidak terlalu didalami,” ucapnya.

Namun, itu tak menyurutkan semangat siswa yang memang memiliki potensi

Salah satunya Aldi. Aldi mengaku beruntung karena mampu mengasah kemampuan seni peran yang pernah ia pelajari saat sekolah dasar. “Jadi bisa nostalgia saat dulu SD main drama, karena dari dulu emang sudah seneng ikut ke dunia drama,” tutur siswa kelas XII Teknik Elektronika Komunikasi tersebut.

Dia juga berpendapat

kegiatan kesenian mampu menjadi oase dari jam belajar di kelas yang lumayan padat. “Jadwal pelajaran padat setiap hari, jadi lewat kegiatan ini, saya jadi punya tempat buang bersenang-senang,” ucap Aldi.

Tularkan Ilmu Seni

Seniman yang ditugaskan di SMKN 1 Cimahi, Hermana MHT mengatakan tertarik mengikuti GSMS ini. “Saya ingin menularkan ilmu teater kepada mereka (siswa). Karena diugaskan di SMKN 1 Cimahi, jadi saya tularkan kepada mereka,” tutur Hermana.

Seniman yang tergabung dalam Komunitas Seni Bandoengmooi tersebut mengapresasi para siswa yang antusias mengikuti seni teater meskipun memiliki jam belajar yang panjang. “Mereka punya kemauan ditengah-tengah kegiatan di kelas yang super sibuk, mereka selalu antusasias dan memiliki semangat yang hebat. Saya juga jadi ikut semangat untuk melatih,” tutur Hermana.

 

Artikel Terkait: