Bagaimana Proses Kenaikan Kelas

Bagaimana Proses Kenaikan Kelas

Bagaimana sistem kenaikan kelas – Di akhir th. pelajaran selalu ada siswa yang naik dan tinggal kelas. Mengapa demikian? Bagaimana sistem kenaikan kelas itu sesungguhnya? Simak uraian selanjutnya ini!

Penetapan kenaikan kelas siswa dilakukan lewat rapat dewan guru di sekolah. Bukti fisik bahwa guru sudah melaksanakan rapat dewan guru adalah berita acara rapat penetapan kenaikan kelas pada akhir th. pelajaran dan disertai daftar ada peserta rapat.

Bagaimana Proses Kenaikan Kelas

Dasar penetapan kenaikan kelas adalah:
1.Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

2.Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan.

3.Regulasi dan aturan kurikulum tingkat satuan pendidikan.

Berdasarkan regulasi dan aturan tingkat satuan pendidikan maka kriteria kenaikan kelas adalah:
1.Siswa sudah menuntaskan seluruh standar kompetensi (SK) dan kompetensi dasar (KD) sesuai Kurikulum Satuan Tingkat Pendidikan.

2.Ketuntasan SK dan KD sesuai bersama dengan nilai kriteria ketuntasan sedikitnya (KKM) tiap-tiap mata pelajaran.

3.Siswa mampu naik kelas kecuali ada mata pelajaran yang belum tuntas tidak lebih berasal dari 3 (tiga) mata pelajaran.

4.Memperoleh nilai sedikitnya Baik untuk seluruh group mata pelajaran : agama dan akhlak mulia, kewarganegaraan, estetika dan jasmani, olah raga dan kesehatan.

5.Kehadiran siswa di dalam hari efektif studi ( sesuai sekolah masing-masing).

Jadi, sistem kenaikan kelas tidak cuma memperhitungkan nilai akademis. Kehadiran siswa di sekolah, sikap dan tingkah laku serta budi pekerti siswa bakal memilih naik atau tidak seorang siswa.

Sumber : https://www.lele.co.id/panduan-lengkap-7-cara-menanam-hidroponik-sederhana-di-pekarangan/